Semua artikel

2 Agustus 2026

Cara Kerja CPM di Clipping

CPM adalah singkatan dari *cost per mille* — biaya per seribu. Di dunia clipping, artinya sederhana: kamu dibayar untuk setiap 1.000 views yang didapat videomu.

Rumusnya cuma satu baris:

```

penghasilan = (views ÷ 1.000) × tarif CPM

```

Kalau sebuah campaign memasang CPM Rp 5.000 dan videomu mencapai 40.000 views, penghasilanmu adalah (40.000 ÷ 1.000) × 5.000 = Rp 200.000.

Kenapa penghasilan dihitung per blok seribu

Yang sering bikin bingung: views 999 dan views 1.999 sama-sama dibayar satu blok. Sistem hanya menghitung blok seribu yang sudah lengkap.

Jadi kalau videomu berhenti di 4.900 views, yang dibayar adalah 4 blok, bukan 4,9. Sisa 900 views itu tidak hilang — kalau videomu naik lagi ke 5.100, blok kelima langsung terhitung.

Views tidak langsung jadi uang

Ada tiga hal yang berdiri di antara views dan saldo:

1. Minimum views. Banyak campaign memasang ambang batas. Di bawah itu, video belum menghasilkan sama sekali — atau menghasilkan dengan tarif yang dikurangi, tergantung pengaturan campaign.

2. Budget campaign. Setiap campaign punya dana terbatas. Kalau dana habis, akrual berhenti walaupun videomu masih naik. Ini alasan kenapa masuk campaign lebih awal biasanya lebih menguntungkan.

3. Persetujuan. Views tercatat otomatis, tapi pencairan butuh pengajuan payout yang disetujui admin tim.

Batas per video

Sebagian campaign memasang max payout per video. Ini sering disalahpahami sebagai batas per orang — padahal batasnya berlaku per video, terpisah satu sama lain.

Artinya kalau sebuah campaign membatasi Rp 1.000.000 per video, dan kamu punya lima video di campaign itu, kamu bisa mendapat sampai Rp 5.000.000 — bukan Rp 1.000.000.

Konsekuensi praktisnya: begitu satu video mentok di batasnya, video itu berhenti menghasilkan. Menambah views ke video yang sudah mentok tidak menambah apa pun. Posting clip baru jauh lebih berharga.

Yang menentukan besarnya CPM

Tarif CPM ditentukan brand, bukan platform. Yang biasanya menaikkannya:

  • Kesulitan konten. Campaign yang butuh editing berat atau riset biasanya membayar lebih dari yang cukup memotong footage.
  • Ketatnya aturan. Semakin banyak syarat hashtag, mention, dan larangan, semakin tinggi kompensasinya.
  • Urgensi. Campaign dengan jendela waktu pendek cenderung membayar premium.

Kesalahan yang paling sering terjadi

Mengejar views tanpa membaca brief. Video dengan sejuta views tapi melanggar aturan campaign akan ditolak, dan views-nya tidak dibayar sama sekali.

Menumpuk semua usaha di satu video. Kalau ada batas per video, menyebar clip ke beberapa campaign hampir selalu lebih menguntungkan.

Submit di menit terakhir. Sebagian campaign punya jendela submit yang dihitung dari waktu posting. Terlambat sedikit, videonya tidak bisa didaftarkan.

---

Mau mulai? Buka daftar campaign aktif dan baca brief-nya sebelum merekam apa pun. Brief yang dibaca dengan teliti adalah cara termurah menaikkan penghasilan.

Cara Kerja CPM di Clipping: Dari Views Jadi Rupiah | SEMA Rewards